English Soccer News gives you the latest news about soccer match in Europe and UK. Enjoy!

Kemana saja ikut

poempm.me

Kemana saja ikut

Sebagian besar orang mengenal saham bukan karena ada niat secara pribadi dari dalam hatinya, biasanya mereka mengenal saham melalui orang lain. Orang lain itu bisa broker yang menawarinya untuk berinvestasi pada instrumen saham atau teman teman dekatnya yang menceritakan berbagai kisah menarik tentang betapa mudahnya mendapatkan uang dari bursa saham.

Strategi yang pertama ini biasanya pernah dilakukan oleh semua pemain saham pada awal-awal perkenalannya dengan saham. Strategi yang dimaksud adalah strategi ikut-ikutan.

Pada awal perkenalan seseorang dengan dunia saham, mereka belum mengetahui secara mendalam mengapa harga sebuah saham bisa naik turun dari waktu ke wakut, jangankan untuk melakukan analisa, membedakan antara harga bid dan offer saja masih sering terbaik.

Jika kita berada pada level ini, maka strategi yang paling baik adalah mengikuti teman-teman kita yang sudah lebih dulu bermain saham. Kita berusaha untuk mencari informasi mengenai transaksi yang akan dilakukannya.

Melakukan transaksi jual dan beli saham dengan cara ikut-ikutan ini akan menghindarkan kita menderita efek psikologi pada saat kita harus mengalami kerugian.

Seseorang yang baru mengenal saham, kemudian melakukan sebuah transaksi, dan ternyata transaksi tersebut menyebabkan sebuah kerugian yang cukup besar, biasanya orang tersebut akan menjadi trauma dan cenderung memutuskan untuk berhenti bermain saham.

Trauma tersebut akan hilang rasa pahitnya jika orang ini mengetahui bahwa semua teman-teman dekatnya juga melakukan transaksi yang sama dan juga mengalami kerugian. Itulah salah satu sifat dari manusia, jika mengalami kerugian ingin mencari teman yang bernasib sama.

jika kita menang kita juga akan merasakan kegembiraan yang sama seperti yang di alami oleh teman-teman kita.

Pertanyaannya sekarang adalah siapa yang akan kita ikuti? Jika kita datang ke sebuah perusahaan sekuritas maka kita akan mendapatkan begitu banyak teman yang sama-sama melakukan transaksi jual dan beli saham setiap harinya.

Biasanya cerita-cerita yang mereka gembar-gemborkan adalah cerita tentang kemenangan mereka. Jika mereka melakukan transaksi beli saham, kemudian harganya melonjak tinggi maka berita tersebut akan cepat tersebar. Tetapi jika mereka menderita kerugian biasanya mereka hanya diam-diam saja.

Sambil belajar tentang pergerakan saham, kita harus mulai mengamati teman-teman kita. Apa yang mereka transaksikan. Jika ada seseorang yang seringkali bercerita tentang kemenangannya, tidak ada salahnya ketika orang ini melakukan order maka kita juga melakukan order yang sama.

Misalnya dalam sebuah ruang trading, teman yang sudah kita amati ini tiba-tiba melakukan order beli saham TLKM harga Rp. 8.500,- sebanyak 50 lot. Melihat hal tersebut, kita bisa segera melakukan order yang sama.

Dalam kenyataannya, strategi ikut-ikutan jauh lebih baik dibandingkan dengan meminta saran dari teman kita. Logikanya adalah ketika sebuah transaksi beli banyak diikuti oleh orang lain maka tidak menutup kemungkinan harga akan benar-benar menjadi naik. Penyebabnya adalah semakin banyak yang ikut maka semakin banyak permintaan ketika permintaan semakin besar maka harga akan naik.

Sebaliknya ketika sebuah transaksi jual saham diikuti oleh begitu banyak orang maka tidak menutup kemungkinan harga saham tersebut benar-benar akan menjadi turun. Hal ini disebabkan semakin banyak order untuk menjual saham maka semakin besar penawaran atas saham tersebut. Ketika penawaran atas sebuah saham menjadi semakin besar maka efek yang ditimbulkannya adalah harga saham tersebut akan turun.

Meminta saran kepada orang lain biasanya tidak terlalu berguna walaupun orang tersebut adalah broker yang melayani kita. Tentu kita bisa memikirkan, jika sebuah saham disarankan oleh broker kita untuk dibeli, karena alasan bahwa dalam waktu dekat harganya akan naik, mengapa broker tersebut tidak membelinya?

Hal tersebut artinya broker juga tidak memiliki keyakinan bahwa harga saham tersebut akan naik karena dia sendiri tidak berani mempertaruhkan sebagian dananya untuk membeli saham tersebut.

Jika seorang broker menyarankan untuk membeli sebuah saham dan dia sendiri juga terlebih dahulu sudah mempertaruhkan dananya untuk membeli saham yang sama, maka kita bisa mempertimbangkan nya untuk mengikuti saran dari broker tersebut.

Meskipun demikian kita tetap lurus dalam menyikapi hal tersebut kita harus berpikir apakah benar bahwa broker tersebut sudah lebih dulu membeli saham yang sama ingat bahwa kepentingan dari seorang broker dimanapun adalah aktivitas jual dan beli maka omzet broker tersebut akan naik tajam dan komisi  yang diterimanya pun akan naik tajam juga.

Ada kalanya juga broker tersebut sudah membeli saham tertentu sejak dulu sehingga mereka menyarankan kita untuk membeli saham tersebut supaya harganya bisa segera naik.

Broker adalah seorang perantara, dia bisa bertindak untuk kepentingan perusahaan dan juga untuk kepentingan investor, tetapi pada prakteknya sebagian besar broker bertindak untuk kepentingan diri sendiri. Kepentingan mereka hanyalah menaikkan jumlah transaksi harian, tidak peduli kita untung atau rugi.

Jadi berhati-hatilah jika akan meminta saran atau mengikuti transaksi dari seorang broker. Alangkah lebih baiknya jika kita membuat semacam klub investor kecil yang terdiri dari teman-teman yang saling percaya satu sama lain. Di dalam klub tersebut kita bisa saling bertukar pikiran dan melakukan transaksi yang sama diantara masing-masing anggota klub.

Jika transaksi yang dilakukan menghasilkan keuntungan maka masing-masing anggota klub merasakan kegembiraan yang sama sedangkan jika transaksi yang dilakukan mendatangkan kerugian maka masing-masing anggota klub juga bisa menangis bersama.

intinya jadilah seorang pengikut yang cerdas dan bijaksana.

poempm.me

0 Comment: